Rabu, 10 Juli 2019

Jika Memakai Merek Terdaftar untuk Baju Edisi Khusus

Jika Memakai Merek Terdaftar untuk Baju Edisi Khusus

Pertanyaan

Selamat siang, saya ingin bertanya perihal legalitas secara hukum. Semisalkan saya adalah pemilik clothing line dan ingin membuat produk edisi khusus untuk suatu merek besar (contoh seperti Harl*y, Merc*des Benz). Pertanyaannya: Apakah secara hukum hal tersebut legal dan sah? Apakah pihak kami perlu terlebih dahulu meminta izin kepada pihak brand tersebut? ataukah tidak perlu dikarenakan hanya bersifat "fan art"? Jika jawabannya perlu, berapakah nominal sepantasnya yang dimintakan oleh pihak tsb? Jika tidak perlu, apakah di masa mendatang pihak kami bisa mendapatkan tindakan secara hukum? Jika iya, perihal apa yang kami langgar dalam kasus ini? Terima kasih

Intisari Jawaban

Apabila ada pihak lain yang ingin menggunakan merek terdaftar, maka wajib mendapatkan izin dari pemilik merek. Jika tidak maka hal tersebut merupakan pelanggaran hukum.
 
Hukum merek tidak mengenal adanya ‘Fan Art’. Apabila ada orang yang menggunakan merek yang terdaftar tanpda izin maka Pasal 83 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek Dan Indikasi Geografis mengatur bahwa pemilik merek terdaftar dan/atau penerima lisensi merek terdaftar dapat mengajukan gugatan atas pelanggaran merek tersebut.
 
Penjelasan selengkapnya silakan klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Ingin Masalah Anda Segera Tuntas?

Percayakan masalah hukum Anda ke ahlinya. Hubungi konsultan hukum profesional, hanya Rp299.000,- per 30 menit.

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : IPAS Institute
Konsultan Hak Kekayaan Intelektual pada Intellectual Property Advisory Services (IPAS) Institute
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua