Jika Developer Memaksa Pembeli untuk Membayar Kelebihan Tanah

Bacaan 5 Menit
Jika <i>Developer</i> Memaksa Pembeli untuk Membayar Kelebihan Tanah
Pertanyaan

Saya kan beli perumahan subsidi, terus dari pihak developer sudah memasukkan berkas ke bank dengan ukuran tanah yang berbeda, yang seharusnya 108m2 (sesuai harga jual) mnjadi 117m2 (sesuai pengukuran tanah dari pihak pertanahan), tetapi dengan harga yang sama. Dan saya sudah akad dengan pihak bank dan notaris. Yang saya mau tanyakan untuk kelebihan tanah itu apakah wajib untuk dibayar? Karena saya didesak oleh pihak developer untuk membayar kelebihan tanah itu, dengan maksimal 6 bulan harus lunas, dan jika tidak lunas maka pihak developer berhak untuk menyegel perumahan tersebut, itu sesuai isi pernyataan yg mereka buat, dan saya terlanjur menandatangani, tolong penjelasannya. Terima kasih kembali.

Intisari Jawaban
Tidak ada dasar hukum yang mengatur bahwa developer bisa memaksa pembeli untuk membeli tanah atau satuan rumah susun. Karena sejatinya dalam perjanjian jual beli selalu ada subjek hukum (penjual dan pembeli), adanya kesepakatan dari para pihak dan adanya hak dan kewajiban yang timbul antara penjual dan pembeli. Sehingga jika menganut kata sepakat maka harusnya tidak ada unsur paksaan dalam perjanjian jual beli.
 
Mengenai kelebihan tanah yang dimaksudkan, tentu harus mengacu ada Akta Jual Beli (“AJB”) yang telah ditandatangani oleh pembeli sebagai suatu kesepakatan dengan pihak developer sebagai penjual dalam perjanjian jual beli. Jika dalam AJB telah mencantumkan nominal luas tanah, maka hanya luas tanah itulah yang kemudian harus dibayarkan pajaknya, namun akan berbeda jika di dalam AJB tidak dicantumkan sama sekali luasan tanah yang menjadi objek perjanjian jual beli.
 
Penjelasan lebih lanjut, silakan klik ulasan di bawah ini.