Jumat, 18 Oktober 2019

Jika Calon Karyawan Berbohong tentang Pengalaman Kerjanya

Jika Calon Karyawan Berbohong tentang Pengalaman Kerjanya

Pertanyaan

Teman saya melamar kerja sebagai sopir dump truck. Dia punya keahlian di bidang itu, tapi tidak punya pengalaman kerja. Untuk menutupinya, dia menjiplak uraian pengalaman kerja milik temannya. Seluruh rangkaian tes, dari tes teori, praktik, wawancara, sampai medical check-up mulus dijalani. Tapi di akhir rangkaian tes ada verifikasi berkas asli. Pada saat itulah dia gagal, karena ketahuan bahwa uraian pengalaman kerjanya hasil menjiplak orang lain. Apakah benar tindakan perusahaan tersebut?

Intisari Jawaban

Keputusan perusahaan untuk tidak merekrut seseorang sebagai pekerja pada dasarnya tidak bermasalah menurut hukum karena belum terdapat perjanjian kerja antar kedua belah pihak. Selain itu, calon pekerja yang berbohong mengenai pengalaman kerjanya dengan menjiplak uraian pengalaman kerja milik orang lain menunjukan ketiadaan iktikad baik dalam membuat perjanjian. Hal ini bertentangan dengan Pasal 1338 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
 
Penjelasan selengkapnya silakan klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Bung Pokrol
Arasy Pradana A. Azis mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Brawijaya pada tahun 2015 dengan peminatan Hukum Tata Negara dan gelar Magister Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2019 dengan peminatan Hukum dan Kehidupan Kenegaraan.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua