Senin, 10 Juni 2019

Apakah Cuti Melahirkan Menghapus Jatah Cuti Tahunan dan Istirahat Panjang?

Apakah Cuti Melahirkan Menghapus Jatah Cuti Tahunan dan Istirahat Panjang?

Pertanyaan

Saya ingin mengeluhkan hak saya terkait cuti tahunan di perusahaan tempat saya bekerja. Saya mulai bekerja pada tanggal 01 Agustus 2015, dan sesuai dengan UU bahwa saya mendapatkan cuti setelah 12 bulan bekerja. Jadi sejak 01 Agustus 2016, saya sudah mendapatkan cuti tahunan. Yang menjadi masalah adalah ketika saya melahirkan pada bulan Januari 2019. Dan kembali bekerja pada bulan Maret 2019. Atasan saya tidak memberikan saya hak cuti tahunan seperti yang biasanya saya dapatkan di bulan Agustus. Dia mengatakan bahwa saya akan mendapatkan cuti tahunan pada bulan Maret 2020. Dia mengacu pada pasal 79, yang menyatakan “cuti tahunan, sekurang kurangnya 12 (dua belas) hari kerja setelah pekerja/buruh yang bersangkutan bekerja selama 12 (dua belas) bulan secara terus menerus”. Jadi saya dianggap harus bekerja dahulu selama 12 bulan berturut-turut baru diperbolehkan mendapat hak cuti. Apakah memang begitu pengertian dari Pasal 79 tersebut? Yang saya ketahui bahwa jatah cuti melahirkan tidak mengganggu jatah cuti tahunan. Selain itu saya ingin menanyakan, apakah jika telah mendapatkan cuti melahirkan, saya tidak berhak untuk “ISTIRAHAT PANJANG” sesuai dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor KEP.51/MEN/IV/2004? Mohon pencerahannya. Terima kasih banyak.

Intisari Jawaban

Meskipun tidak disebutkan secara eksplisit bahwa cuti hamil dan melahirkan tidak menghapus cuti tahunan, namun pada praktiknya pekerja yang menggunakan cuti hamil dan melahirkan tetap mendapatkan cuti tahunan.
 
Cuti hamil dan melahirkan pun tidak menghapus hak istirahat panjang. Akan tetapi yang berhak atas istirahat panjang ini adalah pekerja/buruh yang telah bekerja selama 6 tahun secara terus menerus.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Ingin Masalah Anda Segera Tuntas?

Hubungi konsultan hukum profesional dengan biaya terjangkau, pilih durasi dan biaya konsultasi sesuai kebutuhan Anda di sini.

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
PENJAWAB : Dimas Hutomo, S.H.
MITRA : Bung Pokrol
Dimas Hutomo mendapatkan gelar sarjana hukum dari Universitas Airlangga pada 2014 dengan mengambil Peminatan Sistem Peradilan.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua