Senin, 17 June 2019

Arti Exit Interview dan Exit Form

Arti Exit Interview dan Exit Form

Pertanyaan

Dear hukum online saya ingin bertanya mengenai exit form. Apakah seorang karyawan kontrak yang telah habis masa kontrak kerjanya dan tidak diperpanjang lagi wajib untuk mengisi exit form pada saat dia selesai bekerja di perusahaan tersebut?. Mohon untuk tanggapannya.

Intisari Jawaban

Exit form merupakan salah satu bentuk metode dari exit interview yaitu sejenis survei yang dilakukan oleh perusahaan sebelum pekerja berhenti bekerja. Survei tersebut seputar pengalaman karyawan selama bekerja di perusahaan.
 
Sepanjang penelusuran kami exit form ini tidak diatur secara eksplisit dalam peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan. Exit form ini tidak dikenal oleh banyak perusahaan, ada juga perusahaan yang tidak mengenal exit form atau exit interview.
 
Perusahaan dapat saja mengatur mengenai exit form/exit interview ini dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersamanya, jika diatur maka Anda harus mengisinya. Namun jika tidak ada pengaturan mengenai exit form ini, maka Anda tidak wajib mengisi exit form tersebut dan karena kontrak PKWT Anda sudah berakhir sejak perusahaan memutuskan tidak memperpanjang kontrak Anda.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
PENJAWAB : Dimas Hutomo, S.H.
MITRA : Bung Pokrol
Dimas Hutomo mendapatkan gelar sarjana hukum dari Universitas Airlangga pada 2014 dengan mengambil Peminatan Sistem Peradilan.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua