Kamis, 04 Juli 2019

Jika Penumpang Ojek Online Tidak Mau Pakai Helm

Jika Penumpang Ojek Online Tidak Mau Pakai Helm

Pertanyaan

Saya tukang ojek online, mau tanya tentang aturan kendaraan motor (sepeda motor). Sayakan jemput penumpang, saat mau berangkat dia tidak mau pakai helm. Padahal sesuai perjanjian dengan aplikasi saya harus kasih tahu penumpang untuk pakai helm. Tapi ini dia tetap tidak mau pakai, malah sebaliknya dia melaporkan saya ke pihak aplikasi. Saya harus jelaskan bagaimana ya kalo ada penumpang seperti itu? Kok malah dilaporkan?  

Intisari Jawaban

Pada dasarnya pengemudi dan penumpang sepeda motor wajib mengenakan helm yang memenuhi standar nasional Indonesia.
 
Kami sarankan Anda memberitahukan kepada penumpang mengenai kewajiban memakai helm, fungsi, manfaat serta sanksi yang akan Anda terima jika ia tidak memakai helm agar penumpang tersebut mau memakai helm.
 
Jika penumpang tetap tidak memakai helm, maka mungkin Anda dapat membatalkan pesanannya dan mencari penumpang lain. Karena sanksi terhadap pelanggaran kewajiban memakai helm hanya dikenakan kepada pengemudi, walaupun hanya penumpang yang tidak memakai helm. Ini karena undang-undang telah mengatur demikian, sehingga sifatnya memaksa agar undang-undang tersebut dipatuhi.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Ingin Masalah Anda Segera Tuntas?

Percayakan masalah hukum Anda ke ahlinya. Hubungi konsultan hukum profesional, hanya Rp299.000,- per 30 menit.

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
PENJAWAB : Dimas Hutomo, S.H.
MITRA : Bung Pokrol
Dimas Hutomo mendapatkan gelar sarjana hukum dari Universitas Airlangga pada 2014 dengan mengambil Peminatan Sistem Peradilan.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua