Selasa, 22 October 2019

Penipuan melalui Whatsapp Berbau Pornografi

Penipuan melalui Whatsapp Berbau Pornografi

Pertanyaan

Korban (wanita) bekerja di sebuah toko kosmetik, lalu ada yang mengirim pesan via Whatsapp yang mengaku teman wanita korban dengan nama "D". Si pelaku yang mengaku sebagai "D" memesan minyak pembesar payudara. Setelah barang dikirimkan, pelaku meminta korban untuk mempraktikkan cara pemakaiannya lewat video. Sebelumnya korban tak mau, namun setelah dirayu dan merasa sesama wanita dan juga teman, korbanpun mempraktikkannya dengan merekam video dan setengah wajahnya (hanya mulut kebawah). Pelaku kemudian mengatakan bahwa video tidak jelas dan meminta korban untuk melakukan video call tanpa suara (hanya gerakan). Pelaku beralasan anaknya sedang tidur, kamar gelap, takut mengganggu anaknya. Karena korban tidur dengan ibunya, korban mempraktikkannya sebentar dengan alasan korban di kamar dengan ibu. Lalu pelaku meminta lagi untuk terus mempraktikkan dengan alasan pelaku kedinginan tidak pakai baju supaya bisa pakai malam itu juga, tapi korban enggan menurutinya. Setelah itu,pelaku mengirimkan gambar payudara (entah milik siapa) dan bertanya "apakah benar cara pemakaiannya seperti ini? Coba minta foto punyamu." Korban pun mengirimkan kepunyaannya tapi hanya sebelah, lalu pelaku meminta agar korban mengirimkan gambar kedua-duanya supaya jelas, tapi korban enggan mengirimkannya lagi. Singkat cerita korban pun tahu bahwa yang memesan minyak itu bukan teman wanitanya, melainkan laki-laki teman masa sekolahnya. Pasal apa saja yang dapat menjerat pelaku? Apa ancaman hukumannya? Terima kasih.

Intisari Jawaban

Seseorang yang memakai nama palsu dan mentransmisikan konten dengan muatan pornografi melalui media komunikasi Whatsapp dengan menipu korbannya, dapat dijerat dengan Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Pasal 35 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, dan Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
 
Penjelasan selengkapnya silakan klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua