Kamis, 12 September 2019

Siasat Penarikan Sepeda Motor oleh Perusahaan Pembiayaan

Siasat Penarikan Sepeda Motor oleh Perusahaan Pembiayaan

Pertanyaan

Saya mau bertanya mengenai masalah penarikan motor oleh pihak leasing. Kronologinya, orang tua saya diberhentikan oleh orang yang mengatasnamakan pihak leasing ketika sedang di jalan. Mereka mau menarik motor tersebut, tetapi orang tua saya tidak mau. Akhirnya pihak tersebut mengiming-imingi orang tua saya agar ke kantor untuk mendapatkan program potongan, karena pihak tersebut tahu kalau tidak boleh menarik kendaraan di jalan. Akhirnya orang tua saya mau. Setelah di kantor leasing, orang tua saya diminta menyerahkan kunci motor dengan alasan cek fisik kendaraan. Setelah berapa menit orang tua saya mau pulang, tapi motor tidak ada lagi di tempatnya. Waktu ditanya ke pihak yang menyuruh ke kantor tadi, katanya motor sudah diamankan. Yang mau saya tanyakan, bagaimana cara menggugat leasing tersebut dan pasal apa yang sudah dilanggar pihak leasing? Mengingat angsuran motor tersebut sisa sembilan kali pembayaran dari tenor 29 kali. Terima kasih dan mohon pencerahannya.

Intisari Jawaban

Perusahaan Pembiayaan sebagai kreditur berhak untuk menarik (mengeksekusi) sepeda motor orang tua Anda sebagai benda yang dijadikan objek jaminan fidusia, apabila orang tua Anda sebagai debitur tidak dapat menyelesaikan kewajiban.  Hal ini sesuai dengan prinsip perikatan dengan jaminan fidusia yang menjadi inti skema Pembiayaan Konsumen (Consumer Finance). Namun demikian, penarikan tersebut tidak boleh dilakukan dengan cara yang melawan hukum.
 
Apabila tetap dilakukan dengan cara yang melawan hukum, penarikan tersebut batal demi hukum dan melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
 
Penjelasan selengkapnya dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua