Apakah Dihukum Jika Membunuh karena Membela Diri?

Bacaan 8 Menit
Apakah Dihukum Jika Membunuh karena Membela Diri?
Pertanyaan

Jika saya sedang dijalan melihat ada 2 orang mabuk, lalu adik saya berusaha memberitahu agar mereka jangan mengganggu warga. Tiba-tiba 2 (dua) orang itu menyerang adik saya dengan pisau ke arah perut adik sambil mengatakan “ku bunuh kau”, adik saya yang punya kemampuan bela diri menangkis, dan tidak sengaja tangkisan saya berujung pada pisau yang dipegang pelaku malah menusuk dirinya sendiri. Pelaku sayangnya meninggal dunia. Tapi sebelum meninggal dia bilang ke orang-orang kalo adik sayalah pelakunya. Padahal jelas-jelas adik saya melakukan itu karna hanya membela dirinya. Eh malah ditangkap polisi dan akan menjalani sidang. Katanya adik saya membunuh. Bagaimana hukumnya terhadap hukum yang tidak adil ini?

Intisari Jawaban
Adik Anda itu belum dapat dikatakan bersalah telah membunuh sebelum ada putusan pengadilan yang menyatakan dia bersalah melakukan tindak pidana, tapi baru dijadikan sebagai tersangka/terdakwa yaitu seorang yang karena perbuatannya atau keadaannya, berdasarkan bukti permulaan (minimal dua alat bukti) patut diduga sebagai pelaku tindak pidana.
 
Berdasarkan Pasal 49 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana perbuatan adik Anda adalah pembelaan terpaksa (noodweer) yang merupakan dasar pembenar yang menjadi penghapus pidana. Oleh karena itu adik Anda seharusnya bebas dari tuntutan pidana tersebut.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.