Selasa, 15 Oktober 2019

Jika Anak Menolak Bersaksi karena Dipengaruhi

Jika Anak Menolak Bersaksi karena Dipengaruhi

Pertanyaan

Saya adalah orang tua yang memiliki satu orang putra berumur 15 tahun. Seminggu yang lalu anak saya dipukul di bagian mata oleh anak berumur 16 tahun. Kami sudah melaporkan ke polisi, namun penyidikan tidak berlanjut karena tidak ada yang mau menjadi saksi. Orang tua saksi melarang anak mereka untuk menjadi saksi atas penganiayaan yang dialami anak saya karena takut dikucilkan. Orang tua saksi telah diinstruksikan oleh seseorang untuk tidak memperbolehkan anak mereka menjadi saksi. Pertanyaan saya, apakah kasus terhenti karena tidak ada saksi, sedangkan saksi sudah dipengaruhi? Apakah ada hukuman untuk orang yang mempengaruhi orang tua saksi untuk melarang anaknya untuk bersaksi? Terima kasih.

Intisari Jawaban

Menjadi saksi adalah kewajiban, termasuk bagi anak. Terdapat ketentuan pidana bagi pihak yang menolak menjadi saksi meskipun telah dipanggil oleh pengadilan, sesuai Pasal 224 dan Pasal 522 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
 
Namun demikian, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak telah memberikan sejumlah keistimewaan bagi anak saksi. Apa saja keistimewaan itu? Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua