Selasa, 10 September 2019

Penggunaan Merek Terdaftar untuk Nama Varian Produk

Penggunaan Merek Terdaftar untuk Nama Varian Produk

Pertanyaan

Saya ingin menanyakan satu hal mengenai hukum penggunaan merek. Misalnya ada satu merek bernama "Evander" dengan kelas fashion. Saya kemudian membuat merek dengan nama misalnya "Volkers". Nah, dengan merek Volkers tersebut saya membuat sebuah varian jaket dengan nama "Evander Jacket", namun tidak dicantumkan pada kemasan maupun label. Nama Evander hanya muncul pada promosi atau iklannya saja. Pertanyaannya, 1. Apakah itu diperbolehkan? 2. Jika tidak diperbolehkan, apakah menambah beberapa karakter (misal namanya menjadi "Evanderen Jacket") akan menghindarkan dari pelanggaran merek? 3. Apabila merek "Evander" tidak dalam niche yang sama dengan produk yang diproduksi, apa kita boleh menggunakan nama merek tersebut secara bebas? Terima kasih.

Intisari Jawaban

Penggunaan merek yang telah terdaftar sebagai nama produk tertentu pada dasarnya tidak diperbolehkan menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Permohonan merek akan ditolak apabila terdapat kesamaan pada pokoknya dengan merek yang telah terdaftar lebih dulu. Pelanggaran atas ketentuan-ketentuan ini dapat berujung pada sanksi pidana.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua