Senin, 21 October 2019

“Memanfaatkan” Kelemahan Fisik Orang dalam Perjanjian Jubel Tanah

“Memanfaatkan” Kelemahan Fisik Orang dalam Perjanjian Jubel Tanah

Pertanyaan

Ayah saya punya sebidang tanah. Beberapa hari lalu, sepupu ayah saya datang dan mengatakan bahwa ayah saya telah menjual tanah tersebut kepada sang sepupu berdasarkan perjanjian jual-beli yang ditandatangani kedua belah pihak. Padahal kondisi ayah saya setahun ke belakang sudah tidak bugar dan mengalami gangguan ingatan karena terserang stroke. Pertanyaan saya: 1. Bagaimana status hukum jual beli tanah tersebut? 2. Bisakah saya sebagai anak menggugat secara hukum sepupu ayah saya yang saya duga telah memanfaatkan kondisi ayah saya tersebut?

Intisari Jawaban

Salah satu syarat sahnya perjanjian adalah adanya kesepakatan para pihak, sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (“KUH Perdata”). Salah satu bentuk pelanggaran Pasal 1320 KUH Perdata adalah penyalahgunaan keadaan (misbruik van omstandigheden) terhadap mereka yang lebih lemah fisik dan psikisnya.
 
Lalu, apa akibat hukum dari perjanjian tersebut dan langkah hukum apa yang dapat diajukan terhadap perjanjian yang dibuat dalam keadaan tersebut? Penjelasan selengkapnya silakan klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Bung Pokrol
Sigar Aji Poerana mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Padjadjaran pada tahun 2019 dengan peminatan Hukum Internasional.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua