Senin, 13 January 2020

Cara Cari Tahu Advokat Itu Terdaftar dan Bukan ‘Abal-Abal’

Cara Cari Tahu Advokat Itu Terdaftar dan Bukan ‘Abal-Abal’

Pertanyaan

Saya membutuhkan bantuan konsultasi hukum berkenaan dengan warisan. Objek warisan berada di kampung halaman saya, di mana saya sudah jarang berada di sana. Saya sudah mendapatkana beberapa nama penasihat hukum, saya mencoba untuk melakukan verifikasi data penasihat hukum tersebut. Bagaimana cara melakukan verifikasi bahwa penasihat hukum tersebut merupakan penasihat hukum yang legal/resmi/masih berlaku? Apakah terdapat data-data penasihat hukum resmi yang bisa diakses oleh publik?

Intisari Jawaban

Organisasi advokat saat ini memang banyak jumlahnya. Namun calon klien tidak perlu ragu terhadap database di setiap organisasi advokat. Berdasarkan Pasal 30 ayat (2) Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat, setiap advokat wajib menjadi anggota organisasi advokat. Apabila advokat yang bersangkutan terdaftar sebagai anggota organisasi advokat yang profesional, ia pasti akan memberikan informasi tentang keanggotaannya secara terbuka kepada publik. Pun demikian organisasi advokat tersebut, yang seharusnya wajib memiliki daftar anggota.
 
Lalu, apa saja cara yang dapat ditempuh untuk mengetahui kredibilitas seorang advokat? Penjelasan selengkapnya dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua