Kamis, 07 November 2019

Apakah Pengurus Berwenang Menghapus Tagihan Piutang Kreditur?

Apakah Pengurus Berwenang Menghapus Tagihan Piutang Kreditur?

Pertanyaan

Apakah pengurus berwenang melakukan penghapusan piutang dan/atau hak jaminan kebendaan dari kreditur yang mengajukan tagihan dalam proses PKPU?

Intisari Jawaban

Dalam proses penundaan kewajiban pembayaran utang (“PKPU”), pengurus tidak berwenang untuk menghapus tagihan piutang dan/atau hak jaminan kebendaan dari kreditur. Pengurus hanya berwenang untuk menerima atau membantah piutang yang diajukan kepadanya. Meskipun demikian, piutang yang diterima atau dibantah tetap dimasukkan ke dalam daftar piutang.
 
Bantahan terhadap piutang kreditur tidak serta merta menghapus utang, dan hanya mempengaruhi nilai suara yang dimiliki oleh kreditur dalam proses PKPU. Jika ditemukan pengurus yang sewenang-wenang membantah piutang kreditur, maka kreditur dapat memohon kepada hakim pengawas untuk menentukan jumlah suara yang dimiliki oleh kreditur yang bersangkutan.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua