Rabu, 11 Desember 2019

Hukumnya PKL Berjualan Menutupi Toko Orang Lain

Hukumnya PKL Berjualan Menutupi Toko Orang Lain

Pertanyaan

Saya memilik usaha toko gadget yang berlokasi tepat di pinggir jalan. Setiap sore sampai malam hari, ada pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di depan toko saya, hingga menutupi akses keluar masuk ke dalam toko saya serta menutupi branding-nya. Pasal berapa yang mengatur hukum PKL tidak boleh berjualan di depan usaha orang lain dan jalur hukum mana yang harus dilewati?

Intisari Jawaban

Hampir semua pemerintah daerah di Indonesia belum bisa menertibkan pedagang kali lima (“PKL”), walau berbagai peraturan sudah dibuat di masing-masing daerah. Pemerintah daerah telah mengatur berbagai larangan bagi PKL. Umumnya, PKL boleh berjualan di tempat-tempat yang ditentukan oleh pemerintah setempat.
 
Terdapat dua jalur hukum yang dapat ditempuh apabila PKL berdagang dengan menutupi tempat usaha seseorang. Mereka yang dirugikan dapat menggugat secara perdata atas perbuatan melawan hukum. Selain itu, pemilik tempat usaha juga dapat melaporkan PKL agar diproses secara pidana.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua