Selasa, 31 Desember 2019

Jika Lambang Daerah Hanya Merepresentasikan Satu Suku

Jika Lambang Daerah Hanya Merepresentasikan Satu Suku

Pertanyaan

Saya akan menceritakan kronologis masalah lambang kabupaten di daerah saya. Saat ini, sedang ramai diperbincangkan, hingga terjadi perdebatan antar kelompok masyarakat. Ada beberapa kelompok/sub suku yang keberatan terhadap penggantian lambang. Sebelumnya, masyarakat dari berbagai kelompok/sub-sub suku tersebut tidak begitu mempersoalkan lambang lama yang menurut mereka sudah sangat rasional, karena sudah mewakili ciri khas mereka dari berbagai kelompok/sub suku yang ada.   Namun, ketika lambang baru dibagikan di sosial media, tak lama kemudian muncul suatu perdebatan. Masalahnya adalah gambar/ desain dalam lambang yang baru lebih mendominasi salah satu sub suku yang ada. Padahal di kabupaten ini, ada 11 sub suku. Pada seminar lokakarya tentang lambang tersebut, banyak perwakilan kelompok/sub suku mengajukan keberatan, namun kesepakatannya lambang tersebut akan tetap diresmikan dalam waktu dekat ini. Kekhawatiran saya adalah akan adanya kecemburuan sosial dan ketersinggungan dari berbagai kelompok/sub-sub suku yang keberatan pada lambang baru ini. Apa ada jalur hukum jika saya dan masyarakat ingin mengajukan keberatan kepada pemerintah kabupaten ketika jalur mediasi pun tidak menghasilkan titik temu?

Intisari Jawaban

Pembentukan lambang atau logo daerah ditetapkan dengan peraturan daerah. Oleh karena itu, dalam hal peraturan daerah yang nantinya akan ditetapkan tersebut dinilai justru menyebabkan terganggunya kerukunan masyarakat dan merupakan bentuk diskriminasi terhadap suku-suku yang ada di daerah Anda, maka Anda dapat mengajukan permohonan pengujian peraturan daerah tersebut kepada Mahkamah Agung dengan alasan telah bertentangan dengan kepentingan umum.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Bung Pokrol
Bernadetha Aurelia Oktavira mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Sebelas Maret pada tahun 2019 dengan peminatan Hukum Perdata.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua