Jika Fee Advokat Diduga Hasil Pencucian Uang

Bacaan 7 Menit
Jika <i>Fee</i> Advokat Diduga Hasil Pencucian Uang
Pertanyaan
Ada seorang advokat yang mendapatkan panggilan untuk diperiksa sebagai saksi oleh kepolisian, terkait dengan fee yang diterima dalam penanganan perkara kliennya. Kepolisian menduga bahwa uang yang diterima oleh advokat tersebut adalah hasil dari money laundry. Pertanyaan saya, dapatkah polisi memanggil si advokat untuk diperiksa dalam kasus tersebut? Mohon sarannya.
Intisari Jawaban
Seorang advokat tunduk kepada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat (“UU Advokat”) dan Kode Etik Advokat Indonesia (“KEAI”). Setiap dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh seorang advokat dapat dilaporkan kepada Dewan Kehormatan Organisasi Advokat. Jika terbukti melanggar UU Advokat dan KEAI, advokat dapat dikenai sanksi mulai dari peringatan biasa, peringatan keras, pemberhentian sementara untuk waktu tertentu, atau pemecatan dari keanggotaan organisasi profesi.
 
Terkait dugaan pencucian uang dalam fee yang didapat seorang advokat, harus dibuktikan terlebih dahulu apakah pemberian fee tersebut ditujukan murni sebagai fee atas jasa profesionalnya, atau merupakan titipan dari klien untuk menyelamatkan aset klien yang merupakan tersangka dalam suatu tindak pidana.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.