Ketentuan Perusahaan Asing Mengikuti Pengadaan Barang/Jasa

Bacaan 8 Menit
Ketentuan Perusahaan Asing Mengikuti Pengadaan Barang/Jasa
Pertanyaan
  1. Bagaimana proses pengadaan barang/jasa pemerintah daerah berupa aplikasi online, jika penyedia aplikasi tersebut adalah perusahaan asing?
  2. Apakah perusahaan asing tersebut harus melalui proses tender, e-procurement, atau penunjukan langsung? Berapa besaran budget pembelian yang bisa disetujui oleh pemerintah daerah bila ingin melakukan penunjukan langsung?
  3. Apakah perusahaan asing tersebut harus memiliki badan hukum di Indonesia?
Intisari Jawaban
Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) telah mengembangkan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) atau e-procurement sebagaimana yang Anda sebut. Lebih lanjut, metode pemilihan penyedia barang/jasa ini terdiri dari E-purchasing; Pengadaan Langsung; Penunjukan Langsung; Tender Cepat; Tender, dan Seleksi. Adapun masing-masing metode tersebut memiliki persyaratan tersendiri dengan meliputi proses dari pelaksanaan kualifikasi hingga sanggah.
 
Badan usaha asing yang ingin menjadi penyedia barang/jasa dapat mengikuti tender/seleksi internasional dengan kewajiban membangun kerja sama usaha dengan badan usaha nasional dalam bentuk konsorsium, subkontrak, atau bentuk kerja sama lainnya. Sedangkan jika pengadaan berupa barang/pekerjaan konstruksi, badan usaha asing harus bekerja sama dengan industri dalam negeri untuk pembuatan suku cadang dan pelaksanaan pelayanan purna jual.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.