Kamis, 13 Pebruari 2020

Jika Diancam Warga karena Usaha Tambal Ban Mengganggu

Jika Diancam Warga karena Usaha Tambal Ban Mengganggu

Pertanyaan

Suami saya punya usaha tambal ban di pinggir jalan lintas sejak 14 tahun yang lalu. Tetangga depan rumah berjarak +/- 100 m komplain berisik dan terganggu suara mesin. Kami jam operasionalnya pukul 06.30 - 18.30 WIB. Pertanyaannya: 1. Apa hukumnya kami buka bukan pada saat malam hari? 2. Kami diancam akan dibunuh oleh tetangga depan rumah itu, hukumnya gimana?

Intisari Jawaban

Setiap orang yang menjalankan usaha tambal ban, baik di badan jalan/trotoar ataupun yang memanfaatkan rumah sebagai tempat usaha, harus menjaga ketertiban lingkungan dan menjaga manfaat fungsi hunian. Apabila usaha tambal ban menimbulkan kebisingan, dapat dikenai sanksi administratif.
 
Namun pemilik usaha yang menerima ancaman kekerasan, baik secara langsung maupun melalui media elektronik dapat melapor ke kantor kepolisian setempat. Tindakan pengancaman sendiri dapat dijerat dengan Pasal 335 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau Pasal 45B Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
 
Penjelasan selengkapnya dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua