Jumat, 03 April 2020

Bolehkah Pemerintah Menolak Orang Asing dari Wilayah Terjangkit COVID-19?

Bolehkah Pemerintah Menolak Orang Asing dari Wilayah Terjangkit COVID-19?

Pertanyaan

Saat ini, masyarakat sedang was-was akibat wabah virus corona yang melanda Cina yang tampaknya mulai menyebar ke negara lain. Tapi saya lihat, pemerintah tampak kurang serius untuk mencegah agar persebaran virus ini tak sampai ke Indonesia. Misalnya, wisatawan Cina masih saja disambut di bandara. Sebenarnya, boleh tidak pemerintah mencegah warga negara asing dari daerah yang terkena wabah penyakit menular untuk masuk ke Indonesia?

Intisari Jawaban

Pada dasarnya, menurut ketentuan Pasal 13 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, pejabat imigrasi menolak orang asing masuk wilayah Indonesia, salah satunya, karena orang asing tersebut menderita penyakit menular yang membahayakan kesehatan umum.
 
Guna mendeteksi penyebaran penyakit menular dari luar negeri, pengawasan keimigrasian melalui bandar udara dilakukan dengan menerapkan sistem pengawasan keimigrasian dalam bentuk sistem teknologi Civil Aviation Security and International Passenger Security Services (“CAIPSS”). Penggunaan sistem CAIPSS dilakukan terhadap lalu lintas setiap orang yang keluar dan masuk wilayah Indonesia.
 
Namun demikian, melalui Peraturan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Nomor 11 Tahun 2020 tentang Pelarangan Sementara Orang Asing Masuk Wilayah Negara Republik Indonesia, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia telah melarang sementara orang asing untuk memasuki/transit di wilayah Indonesia.
 
Penjelasan selengkapnya dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Si Pokrol
Arasy Pradana A. Azis mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Brawijaya pada tahun 2015 dengan peminatan Hukum Tata Negara dan gelar Magister Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2019 dengan peminatan Hukum dan Kehidupan Kenegaraan.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua