Seluk Beluk Pengakuan Utang

Bacaan 3 Menit
Seluk Beluk Pengakuan Utang
Pertanyaan

Apakah pengakuan utang merupakan perjanjian? Apakah pengakuan utang dapat berdiri sendiri tanpa ada perjanjian pokok? Bagaimana bila pinjam-meminjam antara perorangan dibuat akta pengakuan utang di hadapan notaris? Apakah pengakuan utang dapat menjadi dasar gugatan di pengadilan atas terjadinya wanprestasi?

Intisari Jawaban
Pengakuan utang lebih tepat disebut sebagai turunan suatu perjanjian. Surat pengakuan utang hanya dibuat satu pihak saja. Pihak yang dimaksud adalah pihak yang meminjam uang, yaitu debitur.
 
Dibuatnya perjanjian pinjam meminjam antar perorangan dengan surat pengakuan yang dibuat di hadapan notaris bukanlah sebuah masalah, bahkan sangat dianjurkan. Namun demikian, surat tersebut dapat saja dibuat di bawah tangan dengan segala konsekuensi hukumnya. Terkait kekuatan pembuktiannya, harus dilihat terlebih dahulu apakah pengakuan utang tersebut berbentuk akta autentik atau akta di bawah tangan.
 
Penjelasan selengkapnya dapat Anda klik ulasan di bawah ini.