Ketentuan Pembagian Waris Islam dalam Keadaan Kalalah

Bacaan 3 Menit
Ketentuan Pembagian Waris Islam dalam Keadaan <i>Kalalah</i>
Pertanyaan
Nenek saya yang telah meninggal dunia pada tahun 2013 memiliki adik yang tidak pernah menikah dan tidak mempunyai keturunan. Adik nenek saya ini meninggal dunia pada tahun 2018 dan meninggalkan harta warisan berupa aset properti dan deposito.
 
Nenek saya sendiri memiliki enam orang anak, yaitu: 1. Bapak A (memiliki dua orang anak perempuan), 2. Bapak B (memiliki satu orang anak perempuan), 3. Ibu C, 4. Bapak D (memiliki dua orang anak laki-laki dan satu anak perempuan), 5. Ibu E, dan 6. Ibu F.
 
Bapak A meninggal pada tahun 2016 dan Bapak B meninggal pada tahun 2015, sehingga meninggal terlebih dahulu daripada adik nenek saya. Bapak D meninggal tepat seminggu setelah adik nenek saya meninggal dunia.
 
Pertanyaannya, berdasarkan Kompilasi Hukum Islam tentang ahli waris, apakah anak-anak dari Bapak A & Bapak B mendapatkan hak waris menggantikan hak waris almarhum Bapak A & Bapak B?
Intisari Jawaban
Tidak. Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1991 tentang Penyebarluasan Kompilasi Hukum Islam tentang ahli waris, anak-anak dari Bapak A & Bapak B tidak mendapatkan hak waris menggantikan hak waris almarhum Bapak A & Bapak B karena terhijab oleh anak-anak perempuan nenek Anda, yaitu Ibu C, Ibu E, dan Ibu F serta Bapak D sebagai anak laki-laki nenek Anda yang meninggal sebelum harta warisan dibagikan.
 
Penjelasan selengkapnya dapat Anda klik ulasan di bawah ini.