Selasa, 10 March 2020

Langkah Hukum Ketika Jasa Pencucian Kendaraan Merusak Mobil

Langkah Hukum Ketika Jasa Pencucian Kendaraan Merusak Mobil

Pertanyaan

Kami memasukkan mobil di sebuah jasa pencucian mobil. Seperti biasa, kami serahkan mobil dan kunci mobil ke pihak cucian dan pulang ke rumah. Beberapa jam kemudian ketika kami mau mengambil, ternyata mobil kami sudah hancur karena menabrak mobil pemilik cucian. Awalnya pihak cucian mau bertanggung jawab. Singkat cerita, mobil dibawa ke bengkel, setelah negosiasi dibayarlah untuk pembelian beberapa spare part yang hancur. Masalah timbul ketika mobil sudah hampir jadi, tetapi pemilik bengkel menolak membeli sebuah alat (kondensor AC) yang hancur akibat tabrakan tadi. Pihak cucian memaksa pihak bengkel memasang alat pengganti yang dibeli secara online dengan kualitas jelek, namun pihak bengkel menolak. Sampai akhirnya pihak cucian tidak mau membayar uang jasa pengerjaan mobil. Bahkan pihak pemilik bengkel selalu menghindar, dihubungi via telepon selalu tidak mengangkat. Karena terlalu lama kami coba melaporkan kepada pihak kepolisian. Namun laporan kami ditolak karena tidak ada unsur pidana. Apa tidak benar tidak bisa dilaporkan ke kepolisian? Apakah salah jika kami menginginkan mobil kami yang rusak diperbaiki dan diganti dengan spare part original serta biaya ganti rugi? Mohon penjelasannya.

Intisari Jawaban

Perusakan mobil yang Anda terangkan memang dapat dipidana berdasarkan Pasal 406 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sepanjang unsur kesengajaannya terpenuhi. Namun, Anda juga dapat melakukan upaya hukum perdata.
 
Anda yang sepakat menggunakan jasa pencucian mobil melahirkan suatu perjanjian untuk berbuat sesuatu/melakukan pekerjaan yang bernama perjanjian untuk melakukan jasa-jasa tertentu, sehingga terdapat hubungan perdata antara Anda dengan pihak pencucian mobil.
 
Baik atas kejadian rusaknya mobil maupun atas ketidakmauan pihak pencucian mobil untuk membiayai perbaikan mobil, Anda dapat mengajukan gugatan wanprestasi.
 
Anda juga bisa mengajukan gugatan melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen dalam hal pihak pencucian mobil tidak kunjung memenuhi kewajibannya sebagai pelaku usaha untuk memberikan ganti kerugian.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Si Pokrol
Bernadetha Aurelia Oktavira mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Sebelas Maret pada tahun 2019 dengan peminatan Hukum Perdata.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua