Terlanjur Menikah dengan Saudara Seayah dan Punya Anak, Bagaimana Statusnya?

Bacaan 3 Menit
Terlanjur Menikah dengan Saudara Seayah dan Punya Anak, Bagaimana Statusnya?
Pertanyaan

Seorang pria menikahi wanita A dicatat di KUA, dari perkawinannya lahir 1 anak laki-laki. Beberapa tahun kemudian tanpa sepengetahuan A, ia menikah lagi dengan wanita B akan tetapi ia menggunakan nama samaran bukan nama aslinya di KUA dan mempunyai 1 anak perempuan. Tanpa disadari ternyata anak laki-laki dan perempuannya saling tertarik tanpa sepengetahuan ayahnya, hingga lanjut ke pelaminan di KUA. Ayahnya tidak hadir dalam pernikahan, maka diwakilkan pada KUA dan kedua anak tersebut tidak mengetahui bahwa mereka punya ayah yang sama. Dari pernikahan itu, diperoleh 3 orang anak. Setelah ayahnya tahu, ia terkejut mengetahui bahwa kedua anaknya telah melakukan perkawinan. Jadi bagaimana status perkawinan kedua anak itu? Apakah masih bisa lanjut dan bagaimana status dari 3 anak tersebut?

Intisari Jawaban

Perkawinan sedarah dalam hal ini berdasarkan kronologis yang Anda ceritakan adalah perkawinan dengan saudara seayah merupakan perkawinan yang diharamkan, dan oleh karena itu harus dibatalkan.

Namun perlu diperhatikan, pembatalan perkawinan tersebut tidak berakibat hilangnya hubungan hukum antara orang tua dengan anak-anak yang telah dilahirkan dari perkawinan tersebut.

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.