Jerat Hukum Penyebar Hoaks Seputar Virus Corona

Bacaan 6 Menit
Jerat Hukum Penyebar Hoaks Seputar Virus Corona
Pertanyaan
Bagaimana jika ada orang yang menyebarkan berita yang belum pasti benar dan menggiring opini yang negatif di media sosial tentang salah seorang yang dianggapnya terkena COVID-19. Berita ini sampai membuat masyarakat setempat resah. Sementara orang yang diberitakan merasa dirugikan, walaupun pembuat status itu tidak spesifik menyebut langsung nama orang yang bersangkutan. Apakah orang tersebut (pembuat berita) bisa diproses hukum? Terima kasih.
Intisari Jawaban
Penyebar berita yang tidak benar, tidak lengkap, berlebihan, atau belum pasti mengenai virus corona (COVID-19) dan menimbulkan keonaran dapat dipidana berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.
 
Sedangkan jika berita tersebut mengandung muatan pencemaran nama baik atau fitnah, maka dapat dipidana berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan perubahannya, berdasarkan aduan dari pihak yang dirugikan.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.