Kamis, 16 April 2020

Jerat Hukum bagi Pasien Bohong tentang Informasi Kesehatannya

Jerat Hukum bagi Pasien Bohong tentang Informasi Kesehatannya

Pertanyaan

Perkenalkan saya dokter puskesmas di Sulawesi Tenggara. Saat ini, dunia sedang menghadapi wabah COVID-19. Mengingat penyakit ini adalah penyakit menular, maka penting untuk melakukan deteksi dini, sehingga orang yang terindikasi terpapar virus bisa ditangani dengan tepat. Sampai saat ini, upaya deteksi dini yang dilakukan tenaga kesehatan masih mengandalkan wawancara langsung dengan pasien untuk mengetahui apakah pasien tersebut memiliki faktor risiko epidemiologi untuk terkena penyakit COVID-19 ini. Setidaknya ada 2 pertanyaan: 1. Apakah dalam 14 hari terakhir sebelum timbul gejala Anda memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah yang melaporkan transmisi lokal? dan 2. Apakah pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi COVID-19? Kedua pertanyaan tersebutlah yang kemudian akan menentukan status pasien tersebut apakah bisa dimasukkan dalam kriteria suspek atau tidak. Kesalahan klasifikasi pasien bisa berpotensi menyebabkan penularan penyakit ke masyarakat sekitar dan berbahaya bagi pasien itu sendiri. Sayangnya, masih ada pasien yang berbohong saat menjawab kedua pertanyaan itu dan malah berkeliaran bebas padahal sebenarnya masuk kriteria suspek dan harus melakukan isolasi diri. Apakah ada hukum yang mengatur mengenai perilaku ini?

Intisari Jawaban

Memberikan informasi yang jujur, lengkap dan akurat sesuai dengan kemampuan dan pengetahuannya tentang masalah kesehatannya adalah salah satu kewajiban pasien.
 
Tindakan pemeriksaan kesehatan yang Anda lakukan merupakan suatu upaya penanggulangan wabah, seperti wabah COVID-19. Barangsiapa yang berbohong atas kondisi kesehatannya padahal ia patut diduga terinfeksi atau membawa COVID-19 bisa dikenai pidana penjara, karena menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Si Pokrol
Bernadetha Aurelia Oktavira mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Sebelas Maret pada tahun 2019 dengan peminatan Hukum Perdata.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua