Macam-macam Teori Kausalitas dalam Hukum Pidana

Bacaan 4 Menit
Macam-macam Teori Kausalitas dalam Hukum Pidana
Pertanyaan

Ada seorang majikan yang sebenarnya benci dengan pembantunya. Pada suatu hari waktu hujan rintik-rintik, petir menyambar-nyambar, majikan tersebut menyuruh pembantunya untuk pergi ke sebuah warung beli rokok dengan harapan pembantu ini disambar petir. Ternyata benar pembantu ini disambar petir, hingga akhirnya meninggal dunia. Menurut tiga teori kausalitas (teori conditio sine qua non, teori individualisasi, dan teori generalisasi), apakah majikan tersebut dapat dipertanggungjawabkan atas matinya si pembantu tersebut?

Intisari Jawaban
 
Kausalitas berlaku ketika suatu peraturan pidana tidak berbicara tentang perbuatan atau tindak pidananya (yang dilakukan dengan sengaja), namun menekankan pada hubungan antara kesalahan atau ketidaksengajaan (culpa) dengan akibat.
 
Menurut teori conditio sine qua non, suatu tindakan dapat dikatakan menimbulkan akibat tertentu, sepanjang akibat tersebut tidak dapat dilepaskan dari tindakan pertama tersebut.
 
Sedangkan teori generalisasi hanya mencari satu saja dari sekian banyak sebab yang menimbulkan akibat yang dilarang.
 
Adapun dalam ajaran causa proxima atau individualisasi, sebab adalah syarat yang paling dekat dan tidak dapat dilepaskan dari akibat.
 
Penjelasan selengkapnya dapat Anda klik ulasan di bawah ini.