Rabu, 17 June 2020

Kelebihan Bayar Sebidang Tanah, Dapatkah Dikembalikan?

Kelebihan Bayar Sebidang Tanah, Dapatkah Dikembalikan?

Pertanyaan

Tahun 2019, ibu dari istri saya membeli sebuah rumah di Jakarta, dari seorang perantara saudaranya. Posisi beliau sendiri di Jawa Tengah. Harga per meter Rp2,4 juta dan harga total Rp270 juta. Beliau tidak pernah mengetahui sertifikatnya karena modal percaya dengan saudara. AJB sudah ditandatangani.   Seharusnya kalau dihitung Rp270 juta/Rp2,4 juta, maka luas tanah ketemu 111 m2. Namun kenyataan yang saya lihat, tanah tersebut hanya berupa kios berukuran 4x6 meter. Itu artinya luas tanah hanya 24 m².   Apakah kami bisa menuntut kembali uang sisa dari 111 m2 - 24 m2 = 87 m² x Rp2,4 juta = Rp208 juta kepada penjual? Di sisi lain, kami ingin mempertahankan lokasi tersebut, jadi tidak ingin melakukan pembatalan jual beli.

Intisari Jawaban

Sebelum jual beli tanah dilaksanakan, pembeli maupun penjual sebenarnya dapat mengajukan permohonan pengukuran ulang pada kantor pertanahan setempat, sehingga diketahui secara pasti dan jelas berapa luas tanah tersebut.
 
Namun, hal ini tidak mengurangi kewajiban penjual untuk beriktikad baik menjelaskan keadaan sebenarnya dari tanah dan bangunan yang dijualnya.
 
Untuk mendapatkan kembali pembayaran tanah yang dianggap berlebih, pembeli tanah dapat melakukan mediasi atau musyawarah dengan penjual serta perantara, untuk menemukan solusi terhadap pengembalian kelebihan pembayaran. Musyawarah tersebut juga perlu dihadiri saksi-saksi.
 
Jika musyawarah tidak berhasil, ada upaya hukum yang dapat Anda lakukan. Penjelasan selengkapnya dapat Anda klik ulasan di bawah ini.  

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua