Sanksi ‘Makelar’ Pekerjaan yang Menutup-nutupi Keberadaan Pekerja

Bacaan 5 Menit
Sanksi ‘Makelar’ Pekerjaan yang Menutup-nutupi Keberadaan Pekerja
Pertanyaan
Sekitar seminggu yang lalu kakak saya mendapatkan pekerjaan dari seorang makelar. Akan tetapi hari ini nomor kakak saya tidak dapat dihubungi, baik melalui WhatsApp (nomor sudah tidak lagi terdaftar) atau ditelepon menggunakan pulsa reguler. Saat saya menanyakan hal ini kepada makelar yang mencarikan kakak saya pekerjaan, ia mengelak dan menutup-nutupi lokasi pekerjaan kakak saya. Apakah tindakannya bisa diperkarakan?
Intisari Jawaban
Jasa makelar pekerjaan dapat dipadankan dengan pelaksana penempatan tenaga kerja menurut Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (“UU Ketenagakerjaan”), yang salah satunya dapat berupa lembaga swasta berbadan hukum. Lembaga penempatan tenaga kerja swasta wajib memiliki izin tertulis dari Menteri Ketenagakerjaan atau pejabat yang ditunjuk.
 
Pelaksanaan penempatan tenaga kerja yang dilakukan perorangan pada dasarnya bertentangan dengan UU Ketenagakerjaan. Tidak dapat dihubunginya kakak Anda juga mengindikasikan telah terjadi suatu perbuatan pidana, yang melanggar Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
 
Lalu apa yang harus dilakukan? Penjelasan selengkapnya dapat Anda klik ulasan di bawah ini.