Bolehkah Mantan Karyawan Turun Jabatan Saat Dipekerjakan Kembali?

Bacaan 3 Menit
Bolehkah Mantan Karyawan Turun Jabatan Saat Dipekerjakan Kembali?
Pertanyaan
Saya ingin bertanya, sudah tiga tahun saya bekerja di suatu perusahaan. Posisi saya sebagai konsultan bisnis agen. Di tahun ketiga bertepatan pada masa kontrak saya selesai, saya disuruh secara lisan untuk istirahat di rumah saja dengan alasan masa kontrak tahun ketiga selesai dan alasan wabah COVID-19. Katanya, nanti ketika sudah normal dipanggil lagi. Namun, sudah new normal dan aktivitas penjualan juga sudah normal, saya tidak dipanggil untuk kerja lagi. Malah ditawari jadi kolektor dengan syarat bawa berkas lamaran baru sebagai kolektor. Apakah demosi ini ada indikasi PHK? Karena saya sama sekali tidak mendapatkan surat dari HRD terkait nasib kerja. Lantas, apakah hak saya selama 3 tahun sebagai konsultan bisnis agen bisa diproses secara hukum?
Intisari Jawaban
Berdasarkan keterangan Anda, jenis perjanjian kerja Anda adalah perjanjian kerja waktu tertentu, karena diterangkan perjanjian kerja tersebut memiliki jangka waktu.
 
Jika pada tahun ketiga, perjanjian kerja tersebut berakhir, maka pemutusan hubungan kerja tersebut dapat dibenarkan, karena sesuai dengan ketentuan batas maksimal keberlakuan sebuah perjanjian kerja waktu tertentu dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
 
Perbuatan perusahaan yang menawarkan pekerjaan kepada Anda pun, meski jabatannya berbeda atau lebih rendah, dapat dibenarkan, karena status Anda memang bukan lagi sebagai pekerja/buruh dari perusahaan tersebut akibat berakhirnya perjanjian kerja yang sebelumnya.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.