Senin, 24 Agustus 2020

Hukumnya Larang Mantan Pegawai Outsourcing Bekerja untuk Klien

Hukumnya Larang Mantan Pegawai Outsourcing Bekerja untuk Klien

Pertanyaan

Saya memiliki kontrak dengan perusahaan outsourcing yang salah satu pasalnya menyebutkan, "Dalam hal perjanjian ini telah berakhir, karyawan tidak diperkenankan menjalin hubungan kerja secara langsung maupun tidak langsung dengan klien perusahaan dalam periode waktu 2 tahun dari berakhirnya perjanjian". Namun, dalam waktu dekat ini, kontrak saya dengan perusahaan akan berakhir dan akan mencoba apply ke perusahaan klien tersebut. Apakah klausula ini secara hukum bisa dibenarkan?

Intisari Jawaban

Pada dasarnya, aturan mengenai ketenagakerjaan di Indonesia tidak melarang secara eksplisit adanya perjanjian kerja antara perusahaan outsourcing dengan pekerja/buruh yang melarang pekerja/buruh yang bersangkutan untuk bekerja untuk klien dari perusahaan outsourcing setelah perjanjian kerja dengan perusahaan outsourcing berakhir.
 
Akan tetapi, larangan tersebut bertentangan dengan hak dan kebebasan pekerja/buruh yang dilindungi oleh undang-undang untuk bebas memilih pekerjaan.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Si Pokrol
Saufa Ata Taqiyya mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Islam Indonesia pada tahun 2018 dengan peminatan Hukum Internasional. 
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua