Rabu, 19 Agustus 2020

Pemotongan THR dan Penonaktifan BPJS bagi Karyawan yang Unpaid Leave

Pemotongan THR dan Penonaktifan BPJS bagi Karyawan yang Unpaid Leave

Pertanyaan

Mohon bantuan untuk permasalahan karyawan yang melaksanakan cuti di luar pertanggungan, karena alasan kesehatan (anjuran dokter). Cutinya disetujui dengan risiko tidak menerima gaji, tunjangan dan fasilitas lainnya (sesuai peraturan perusahaan). Ketika cuti, status BPJS dinonaktifkan dan THR dihitung prorata. Apakah BPJS termasuk tunjangan dalam UU 13/2003? Dan bagaimana hukumnya perhitungan prorata THR walaupun sudah menjadi karyawan tetap selama 5 tahun?

Intisari Jawaban

Kami tidak menemukan adanya ketentuan mengenai pemotongan Tunjangan Hari Raya (“THR”) apabila pekerja/buruh menjalankan cuti di luar tanggungan (unpaid leave). Kami menyarankan Anda untuk membaca ketentuan pembayaran THR yang diatur secara khusus dalam perjanjian kerja, perjanjian kerja bersama, maupun peraturan perusahaan yang berlaku di tempat Anda bekerja.
 
Selanjutnya, pemungutan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (“BPJS”) bukan bagian dari tunjangan, melainkan hasil pemotongan upah pekerja yang disetorkan oleh pengusaha ke BPJS sebagai akibat kepesertaan pekerja di BPJS.
 
Namun, apakah dengan menjalani cuti di luar tanggungan, kepesertaan pekerja di BPJS dapat dinonaktifkan? Penjelasan selengkapnya dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua