Selasa, 25 August 2020

Jerat Hukum Ibu Kandung yang Tak Mengakui Anaknya

Jerat Hukum Ibu Kandung yang Tak Mengakui Anaknya

Pertanyaan

Saya ingin menanyakan tetang anak di luar nikah yang tidak diakui ibu kandungnya. Singkat cerita, Agustus 2019 telah lahir seorang bayi yang orangtuanya belum berstatus suami istri. Hingga anak tersebut berusia 1 tahun, ia belum memiliki akta kelahiran karena orang tuanya belum berstatus suami istri. Sang ibu tidak mengakui bayi ini sebagai anak kandungnya. Bahkan ia tidak mengasuh dan merawat anak ini. Si ibu juga menyatakan anak ini adalah anak orang lain yang pada saat melahirkan, si ibu meninggal dunia. Padahal jelas terbukti bahwa anak ini adalah anak kandungnya berdasarkan data kelahiran bayi dari rumah sakit bersalin tempat melahirkan, ada saksi, dan dokumentasi kehamilan sampai lahir. Apakah anak ini bisa memperoleh akta kelahiran, sedangkan ibunya tidak mengakui si anak? Apakah si ibu bisa dijerat hukum karena tindakannya yang tidak mengasuh, mengakui, bahkan meninggalkan anaknya? Terima kasih.

Intisari Jawaban

Anak luar kawin tetap dapat memperoleh akta kelahiran dengan mekanisme dan persyaratan tertentu. Patut dicatat, kelahiran yang dilaporkan jika melampaui batas waktu 60 hari sejak tanggal kelahiran, dapat dilaksanakan setelah mendapatkan keputusan kepala instansi pelaksana setempat.
 
Selain itu, orang tua yang menelantarkan anak, yaitu mengabaikan dengan sengaja kewajiban untuk memelihara, merawat, atau mengurus anak dapat dijerat hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan perubahannya.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Si Pokrol
Bernadetha Aurelia Oktavira mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Sebelas Maret pada tahun 2019 dengan peminatan Hukum Perdata.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua