Hak Tidak Bekerja karena Dampingi Istri Melahirkan

Bacaan 3 Menit
Hak Tidak Bekerja karena Dampingi Istri Melahirkan
Pertanyaan
Istri saya melahirkan dan saya ingin mendampingi istri saya. Namun perusahaan tidak memperbolehkan saya mengambil cuti. Apakah keputusan perusahaan tersebut tidak melanggar hukum? Lalu, bagaimana jika si laki-laki bekerja sebagai PNS, apakah juga sama-sama tidak diperbolehkan?
Intisari Jawaban
Karyawan laki-laki diperbolehkan tidak masuk bekerja karena mendampingi istri melahirkan menurut ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Karyawan laki-laki tersebut tetap dibayarkan upahnya oleh perusahaan selama 2 hari.
 
Pegawai Negeri Sipil (PNS) laki-laki berhak atas cuti karena alasan penting untuk mendampingi istrinya yang melahirkan atau operasi caesar dengan melampirkan surat keterangan rawat inap dari Unit Pelayanan Kesehatan.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.