Rabu, 02 September 2020

Sanksi Hukum bagi Pengusaha yang Tak Memberikan Slip Gaji

Sanksi Hukum bagi Pengusaha yang Tak Memberikan Slip Gaji

Pertanyaan

Perusahaan meniadakan slip gaji bagi seluruh karyawannya. Hal ini sangat menyulitkan kami, untuk mengetahui mekanisme perhitungan pemotongan gaji karena datang terlambat. Tahu-tahu, sudah dipotong saja. Apakah ini tidak menyalahi UU Ketenagakerjaan? Sama halnya untuk mengetahui pemotongan karena sistem JHT Jamsostek. Bila perusahaan kami sudah memotong sejak bulan pertama, namun kartu dan laporan pemasukan tidak pernah kami terima, apakah hal ini sah? Karena setahu saya, bila berkaitan dengan hak payroll karyawan, semua harus ada slip perhitungannya. Mohon pencerahan.

Intisari Jawaban

Pengusaha memiliki kewajiban untuk memberikan bukti pembayaran upah yang memuat rincian upah di waktu yang sama dengan pembayaran upah karyawan.
 
Apabila pengusaha tidak melaksanakan kewajiban tersebut, maka pengusaha dapat dikenakan sanksi administratif berupa teguran tertulis yang berlaku oleh pejabat yang berwenang sampai pengusaha memberikan bukti pembayaran upah tersebut kepada pekerja/buruh.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua