Senin, 28 September 2020

Bolehkah Permohonan Eksekusi Putusan oleh Salah Satu Penggugat Saja?

Bolehkah Permohonan Eksekusi Putusan oleh Salah Satu Penggugat Saja?

Pertanyaan

Dalam suatu perkara sengketa tanah yang sudah diputus dan berkekuatan hukum tetap, pihak penggugatnya terdiri dari 3 orang yang dinyatakan sebagai pemilik sebidang tanah sengketa. Namun saat akan mengajukan eksekusi untuk mengeluarkan pihak tergugat dari objek tanah sengketa, salah satu dari pihak penggugat enggan mengajukan eksekusi. Pertanyaannya bisakah hanya seorang dari 3 orang pihak pemenang perkara/penggugat mengajukan permohonan eksekusi putusan di pengadilan?

Intisari Jawaban

Eksekusi pelaksanaan putusan pengadilan mengenai sengketa tanah dalam rangka pengosongan objek sengketa dapat dikategorikan sebagai eksekusi riil yang dilaksanakan melalui permohonan kepada pengadilan dan penetapan eksekusi oleh pengadilan.
 
Dalam permohonan eksekusi putusan yang sudah berkekuatan hukum tetap, setiap penggugat yang menang berhak untuk mengajukan permohonan, sehingga pengajuan permohonan eksekusi oleh salah satu penggugat saja tetap sah.
 
Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Si Pokrol
Sigar Aji Poerana mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Padjadjaran pada tahun 2019 dengan peminatan Hukum Internasional.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua