Senin, 12 Oktober 2020

Bisakah ‘Menggugat’ UU yang Baru Disahkan Tapi Belum Diundangkan?

Bisakah ‘Menggugat’ UU yang Baru Disahkan Tapi Belum Diundangkan?

Pertanyaan

Belakangan ini, DPR mengesahkan UU baru yang mendapat ragam reaksi penolakan di kalangan masyarakat. Meskipun sudah disahkan, hingga saat ini naskah asli UU tersebut belum bisa diakses dan juga belum ada nomornya. Saya dengar katanya kita bisa gugat UU tersebut ke MK. Apakah benar? Kemudian, bagaimana caranya untuk menggugat UU tersebut ketika UU-nya belum ada nomornya dan kita belum tahu isinya? Terima kasih.

Intisari Jawaban

Suatu undang-undang (“UU”) yang sudah disahkan baru dapat berlaku dan mengikat secara umum setelah diundangkan, yaitu ditempatkannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia dan mendapatkan penomoran.

Terhadap UU yang belum diundangkan, belum dapat dilakukan upaya hukum karena UU tersebut belum mengikat secara hukum dan belum berdampak pada kerugian konstitusional.

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

 

Lihat Ulasan Lengkap

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Si Pokrol
Erizka Permatasari mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2020 dengan peminatan Hukum Kesehatan.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua