Hukumnya Menjadikan Tokoh Kartun sebagai Merek Tanpa Izin

Bacaan 6 Menit
Hukumnya Menjadikan Tokoh Kartun sebagai Merek Tanpa Izin
Pertanyaan

Di daerah saya ada banyak franchise lokal yang menggunakan nama-nama tokoh kartun luar negeri seperti Popeye dan Olive yang dijadikan merek makanan/restoran mereka. Apakah penamaan ini bisa dibatalkan oleh hukum jika ternyata penggunaannya tidak ada lisensi terlebih dahulu?

Intisari Jawaban

Tokoh kartun Popeye dan Olive dikenal dalam film kartun Popeye the Sailor. Pada dasarnya hasil karya seni berupa film kartun mendapat perlindungan dari Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (“UUHC”).

Dalam hal kedua tokoh kartun ini dijadikan sebagai merek restoran/warung makan, bagaimana hukumnya jika dilihat dari UUHC dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis?

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.