Jika Suami Selingkuh dan Ingin Menceraikan Istri yang Sedang Hamil

Bacaan 7 Menit
Jika Suami Selingkuh dan Ingin Menceraikan Istri yang Sedang Hamil
Pertanyaan

Seorang ibu yang sedang hamil 5 bulan, diselingkuhi pasangannya dan akan bercerai. Si suami telah menjatuhkan talak secara lisan, namun setelahnya suami-istri itu melakukan hubungan badan dalam keadaan istrinya sedang mabuk, sedangkan suami dalam keadaan sadar. Kemudian, si istri menuntut suami bertanggung jawab, tetapi suami tidak mau dan tetap memilih pisah. Lalu si istri berniat aborsi. Apakah aborsi ini dibolehkan secara hukum? Tuntutan apa yang bisa dikenakan bagi si suami?

Intisari Jawaban

Talak hanya sah secara hukum jika suami mengajukan permohonan baik secara lisan maupun tertulis kepada Pengadilan Agama. Bagi talak yang dijatuhkan di luar Pengadilan Agama, maka talak itu hanya sah menurut hukum agama saja, tetapi belum sah menurut hukum negara. Sehingga keduanya masih berstatus suami istri.

Setiap orang pada dasarnya dilarang melakukan aborsi kecuali dalam keadaan tertentu sebagaimana diatur Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Lalu, langkah hukum apa yang bisa diupayakan oleh si istri?

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.