Perlindungan Hukum Bagi Pembeli Rumah Lelang di KPKNL

Bacaan 5 Menit
Perlindungan Hukum Bagi Pembeli Rumah Lelang di KPKNL
Pertanyaan

Awalnya saya lihat pengumuman lelang eksekusi kedua di surat kabar dan mengikuti lelang rumah di KPKNL dan saya ditunjuk sebagai pemenang. Setelah semua urusan administrasi dan biaya saya selesaikan, lalu saya balik nama SHM menjadi nama saya di BPN. Masalah timbul ketika saya mau menempati rumah tersebut. Pemilik lama melakukan perlawanan dan melakukan blokir terhadap SHM saya dan menggugat saya ke pengadilan atas kepemilikan hak tanah yg tidak sah atau melanggar hukum. 1. Sebenarnya bagaimana kekuatan hukum pembelian rumah dari lelang KPKNL? 2. Apakah yang harus saya lakukan terkait pemblokiran SHM saya oleh BPN? 3. Saya tidak punya uang lagi untuk bayar kuasa hukum apakah bisa saya mewakili diri sendiri di pengadilan tanpa kuasa hukum? 4. Jika saya kalah di pengadilan, bagaimana caranya agar saya bisa memperoleh uang saya kembali dan jika menang bagaimana caranya untuk bisa menguasai rumah tersebut? Mohon bimbingan dan sarannya. Terima kasih.

Intisari Jawaban

Lelang eksekusi adalah lelang untuk melaksanakan putusan atau penetapan pengadilan, dokumen-dokumen lain yang dipersamakan dengan itu, dan/atau melaksanakan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan. Pelaksanaan lelang eksekusi barang rampasan dilaksanakan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (“KPKNL”).

Dalam hal pembeli membeli rumah yang dilelang eksekusi melalui KPKNL, penjual bertanggung jawab sepenuhnya terhadap segala permasalahan hukum, tuntutan pidana, gugatan perdata, dan/atau gugatan Tata Usaha Negara yang timbul akibat pelaksanaan lelang.

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

Punya Masalah Hukum Yang Sedang Dihadapi?
Mulai dari Rp 30.000
Powered By Justika