Sahkah Jual Beli Tanah & Bangunan Jika Bangunannya Ternyata Milik Pihak Ketiga?

Bacaan 8 Menit
Sahkah Jual Beli Tanah & Bangunan Jika Bangunannya Ternyata Milik Pihak Ketiga?
Pertanyaan

Saya ingin bertanya, dalam kontrak jual beli tanah dan bangunan di mana bangunan bukan dimiliki oleh pemilik tanah, dan dalam jual beli dimasukkan bangunan tersebut yang dinyatakan tegas dalam kontrak jual beli ini meliputi segala sesuatu yang terdapat di atas dan tertanam di tanah tersebut, apakah jual beli ini sah? Apa dasar hukumnya? Bagaimana penyelesaian sengketanya jika pihak yang memiliki bangunan menuntut?

Intisari Jawaban

Asas pemisahan horizontal menegaskan bahwa hak atas tanah yang menjadi objek transaksi terpisah atau terlepas dari bangunan atau tanaman yang ada di atasnya. Sehingga, berdasarkan asas ini kepemilikan atas tanah tidak dengan sendirinya membawa kepemilikan atas bangunan atau tanaman yang ada di atas bidang tanah tersebut.

Oleh karena itu, dalam jual beli tanah dan bangunan, untuk tanah yang di atasnya sudah ada bangunan, penjual harus bisa memperlihatkan bukti kepemilikan atas tanah dan bangunan tersebut.

Lalu bagaimana jika telah terjadi jual beli tanah berikut bangunan dan tanaman di atasnya, namun ternyata bangunan tersebut adalah milik pihak ketiga?

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

Punya Masalah Hukum Yang Sedang Dihadapi?
Mulai dari Rp 30.000
Powered By Justika