Awas! Ini Jerat Pidana Pemakai Kartu Vaksin dan Hasil Tes COVID-19 Palsu

Bacaan 8 Menit
Awas! Ini Jerat Pidana Pemakai Kartu Vaksin dan Hasil Tes COVID-19 Palsu
Pertanyaan

Karena pelaku perjalanan wajib menunjukkan hasil swab PCR, kartu, dan sertifikat vaksinasi COVID-19, muncul oknum-oknum yang membuat dan memperjualbelikan kartu dan sertifikat vaksin palsu. Bagaimana jerat hukum bagi si pelaku?

Intisari Jawaban

Untuk menekan laju pertumbuhan angka penderita COVID-19, Menteri Perhubungan mengeluarkan beberapa surat edaran yang di antaranya mewajibkan pelaku perjalanan tertentu untuk menunjukkan kartu vaksin COVID-19 dan/atau surat keterangan negatif tes RT-PCR atau hasil negatif rapid test antigen.

Pemalsuan kartu vaksin, surat keterangan RT-PCR test dan rapid test antigen yang digunakan sebagai dokumen persyaratan perjalanan termasuk merupakan perbuatan pidana pemalsuan surat yang dilarang dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”).

Baik pelaku yang memalsukan maupun pemakai dokumen tersebut sama-sama dapat dijerat pidana dalam KUHP. Apa ancaman pidananya?

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.