WNA Ditahan di Ruang Detensi, Bisakah Dihitung sebagai Masa Penahanan Pidana?

Bacaan 5 Menit
WNA Ditahan di Ruang Detensi, Bisakah Dihitung sebagai Masa Penahanan Pidana?
Pertanyaan

Ada seorang WNA yang menjalani masa tahanan pidana. Di awal sebelum ditahan di lapas untuk masa penyidikan dia lebih dulu ditahan di ruang detensi oleh pihak imigrasi selama seminggu. Pertanyaannya, masa tahanannya dihitung sejak kapan? Sejak awal dia ditangkap dan ditahan di ruang detensi atau sejak dia ditahan di lapas yang dalam Berita Acara tertulis untuk keperluan penyidikan? Padahal investigasi tentu saja sudah dimulai sejak dia ditahan di ruang detensi. Mohon penjelasannya sesuai regulasi bagaimana? Terima kasih.

Intisari Jawaban

Ruang detensi imigrasi adalah ruang/tempat penampungan sementara bagi orang asing yang dikenai tindakan administratif keimigrasian, yang berada di Direktorat Jenderal Imigrasi atau Kantor Imigrasi.

Dalam penanganan tindak pidana, penyidik adalah pejabat polisi negara Republik Indonesia atau pejabat pegawai negeri sipil tertentu yang diberi wewenang khusus oleh undang–undang untuk melakukan penyidikan, yang dalam hal keimigrasian yaitu Penyidik Pegawai Negeri Sipil (“PPNS”) (investigation authority) Keimigrasian.

Terkait pertanyaan Anda, jika tindak pidana yang dilakukan oleh orang asing adalah tindak pidana keimigrasian yang penyidiknya adalah PPNS Keimigrasian, maka masa tahanan dapat dihitung dari ketika penahanan dilakukan di ruang detensi.

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

Punya Masalah Hukum Yang Sedang Dihadapi?
Mulai dari Rp 30.000
Powered By Justika