Akibat Hukum Jika Debitur Lalai Memenuhi Isi Perdamaian PKPU

Bacaan 7 Menit
Akibat Hukum Jika Debitur Lalai Memenuhi Isi Perdamaian PKPU
Pertanyaan

PKPU telah berakhir dan disepakati perdamaian yang menyatakan si Debitur (Koperasi) membayar paling lambat bulan Agustus ini. Tapi, kalau si Debitur sampai saat ini hanya membayar beberapa orang saja dari ribuan Kreditur (anggota Koperasi) dan belum membayar ke semua Kreditur hingga lewatnya batas waktu tanpa adanya kejelasan, apa yang bisa diupayakan oleh si Kreditur? Benarkah langsung otomatis bisa disebut pailit atau harus berproses lagi di Pengadilan? Kemudian jika benar-benar pailit, bagaimana perhitungannya nanti? Benarkah Kreditur hanya mendapatkan sisa-sisa saja? Lalu, bisakah kami melaporkan ke Polisi atas dugaan penipuan atas kejadian ini?

Intisari Jawaban

Jika Debitur tidak melaksanakan isi perdamaian atau melaksanakan namun tidak sesuai dengan isi perdamaian, maka Kreditur yang tidak menerima pembayaran sesuai dengan jadwal pembayaran dalam perdamaian dapat melakukan upaya hukum pembatalan perdamaian.

Jika dalam pemeriksaan pembatalan perdamaian, majelis hakim mengabulkannya, maka Debitur dinyatakan pailit dengan segala akibat hukumnya. Sehingga, Kreditur harus mengajukan kembali tagihan kepada kurator untuk kemudian diverifikasi dan akan dimasukkan dalam daftar piutang, tapi kedudukan masing-masing Kreditur juga harus diperjelas, apakah kreditur preferen, separatis, atau konkuren.

Selanjutnya mengenai laporan ke kepolisian, pada prinsipnya masyarakat berhak untuk mengajukan laporan pidana kepada polisi. Namun, polisi berwenang untuk menilai layak atau tidaknya dibuatkan laporan polisi.

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.