Identitas Anak Korban Tindak Pidana Wajib Dirahasiakan, Ini Sanksi Jika Dilanggar

Bacaan 6 Menit
Identitas Anak Korban Tindak Pidana Wajib Dirahasiakan, Ini Sanksi Jika Dilanggar
Pertanyaan

Baru-baru ini viral pemberitaan mengenai aparat kepolisian yang menghentikan penyelidikan atas laporan dugaan perkosaan yang dilakukan seorang ayah kepada anaknya. Setelah pemberitaan itu viral, humas polres yang bersangkutan kemudian mengunggah postingan Instagram story berisi klarifikasi yang di dalamnya justru menyebutkan identitas orang tua terduga korban. Secara hukum, bolehkah hal itu dilakukan? Jika tidak, adakah sanksinya?

Intisari Jawaban

Pada dasarnya, setiap orang wajib merahasiakan identitas anak, anak korban, dan/atau anak saksi dalam pemberitaan di media cetak ataupun elektronik.

Identitas yang dimaksud meliputi nama anak, nama anak korban, nama anak saksi, nama orang tua, alamat, wajah, dan hal lain yang dapat mengungkapkan jati diri anak, anak korban, dan/atau anak saksi.

Jika dilanggar, maka yang bersangkutan dipidana penjara maksimal 5 tahun dan denda maksimal Rp500juta rupiah. Lalu, bagaimana jika perbuatan pembocoran identitas tersebut dilakukan oleh anggota kepolisian?

Penjelasan lebih lanjut dapat Anda klik ulasan di bawah ini.

Punya Masalah Hukum Yang Sedang Dihadapi?
Mulai dari Rp 30.000
Powered By Justika