Selasa, 08 Maret 2011

Lapangan Pekerjaan Bidang Hukum

Lapangan Pekerjaan Bidang Hukum

Pertanyaan

Apa-apa saja lapangan pekerjaan yang terbuka untuk seorang lulusan pendidikan tinggi hukum? Bagaimana cara menjadi salah satu profesi hukum?

Ingin Masalah Anda Segera Tuntas?

Percayakan masalah hukum Anda ke ahlinya. Hubungi konsultan hukum profesional, hanya Rp299.000,- per 30 menit.

Ulasan Lengkap

Profesi di bidang hukum sebenarnya sangat beragam. Lapangan pekerjaan yang tersedia/terbuka untuk seorang lulusan pendidikan tinggi hukum secara umum kami berikan contohnya antara lain dalam tabel di bawah ini:

 
Tabel: Profesi Bidang Hukum dan Bacaan Terkait
 
Profesi
Bacaan Lebih Lanjut
Advokat

Advokat, Menegakkan Hukum Sambil Menambang Dollar

Arbiter

Arbiter Harus Mendua

Dosen

Dosen: Persyaratannya Sulit, Gajinya Seiprit

Hakim

Hakim, Penegak Keadilan yang Tak Elit Lagi

Jaksa

Jalan Berliku Seorang Jaksa

Jurusita

Jurusita: Pejabat Peradilan yang Acap Kena Sasaran

Konsultan Hak Kekayaan Intelektual (HKI)

Konsultan HKI: Mitra Masyarakat dan Pemerintah Sekaligus

Kurator

Pengurus Boedel yang Masih Menunggu

Legal Drafter

Legal Drafter: Target di Tengah Upaya Menjaga Harmoni

Legislative Drafter

Legislative Drafter: Dibutuhkan untuk Topang Fungsi Legislasi

Mediator

Mediator: Bila Senyum Belum Memihak Para Penengah

Notaris

Notaris: Pejabat Umum yang Bukan Pejabat Negara

Panitera Pengadilan

Panitera Pengadilan: Tak Sekedar Jenjang Karir

Peneliti Hukum

Peneliti Hukum: Melihat dengan Lensa Kebutuhan

Polisi

Orang Hukum di Korps Bhayangkara

Sumber: hukumonline
 

Dan masih banyak lagi peluang-peluang pekerjaan/profesi bagi lulusan pendidikan tinggi hukum yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu. Lebih jauh, simak artikel-artikel kami dalam Edisi Lebaran 2010 mengenai profesi-profesi bidang hukum.

 

Untuk dapat menjadi salah satu dari profesi hukum yang ada, kami mengambil salah satu contohnya yaitu advokat, berikut ini tahapan-tahapannya secara umum:

1.      Mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (“PKPA”);

2.      Mengikuti Ujian Profesi Advokat (“UPA”);

3.      Mengikuti magang di kantor advokat sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun secara terus-menerus di kantor advokat;

4.      Pengangkatan dan Sumpah Advokat.

Lebih lanjut mengenai persyaratan dan prosedur menjadi advokat simak artikel Prosedur Menjadi Advokat Sejak PKPA Hingga Pengangkatan.

Selain menjadi advokat, prosedur untuk profesi hukum lainnya dapat anda simak di artikel-artikel klinik hukumonline berikut ini:

·   Profesi Pengacara, Advokat, PPAT dan Notaris;

·   Syarat dan Prosedur Menjadi Kurator;

·   Prosedur Menjadi Konsultan HKI;

·   Pendidikan Bagi Calon Hakim dan Jaksa.

 
Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.
 
 

 


Perjuangan Anda Jangan Berhenti di Artikel Ini

Konsultan hukum profesional siap membantu Anda. Konsultasikan masalah Anda, hanya Rp299.000,- per 30 menit.

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
MITRA : Bung Pokrol
Saat ini sudah tidak bekerja di Hukumonline. Namun dulu pernah bergabung di Divisi Klinik.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua