Kamis, 25 Maret 2010

Membatalkan Surat Wasiat

Membatalkan Surat Wasiat

Pertanyaan

Bung Pokrol, dapatkah surat warisan (rumah) yang sudah dibuat oleh notaris dibatalkan ibu saya, bagaimana caranya?

Ulasan Lengkap

Yang Anda maksud surat warisan mungkin adalah wasiat, atau hibah wasiat. 

Wasiat yang dibuat di hadapan notaris dapat dibatalkan. Berdasarkan pasal 875 KUHPerdata, wasiat adalah akta yang memuat pernyataan seseorang tentang apa yang dikehendakinya akan terjadi setelah ia meninggal dunia, dan olehnya dapat dicabut kembali. Demikian pula, hibah wasiat juga dapat dibatalkan atau dicabut kembali. Jadi, wasiat/hibah wasiat yang dibuat Ibu Anda dapat dibatalkan atau dicabut kembali. 

Pencabutan wasiat, menurut pasal 992 KUHPerdata, dilakukan dengan wasiat baru atau dengan akta notaris yang khusus dengan mana yang mewasiatkan menyatakan kehendaknya akan mencabut wasiat itu seluruhnya atau sebagian. 

Dengan demikian, cara Ibu Anda membatalkan wasiat, yaitu Ibu Anda datang ke kantor notaris menyampaikan akan membatalkan wasiat. Dalam akta, setelah komparisi, dalam premis disebutkan telah membuat wasiat tanggal sekian, nomor sekian di hadapan notaris X, berkedudukan di kota/kabupaten Y. Isi aktanya bahwa Penghadap (Ibu Anda) bermaksud membatalkan wasiat, dan seterusnya. Jadi, Ibu Anda membuat akta di hadapan notaris yang isinya memuat pembatalan/pencabutan wasiat tersebut. Demikian halnya dengan pembatalan/pencabutan hibah wasiat. 

Demikian sejauh yang kami ketahui. Semoga bermanfaat.

 

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
PENJAWAB : Alfi Renata, S.H.
MITRA : Si Pokrol
Saat ini sudah tidak bekerja di Hukumonline. Namun dulu pernah bergabung di Divisi Klinik.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua