Selasa, 17 Januari 2012

Definisi Sungai, Anak Sungai, Jurang, Dll

Definisi Sungai, Anak Sungai, Jurang, Dll

Pertanyaan

Peraturan perundang-undangan manakah yang mendefinisikan istilah sungai, anak sungai, jurang, dll? ThanksPeraturan perundangan manakah yang mendefinisikan istilah sungai, anak sungai, jurang, dll? Thanks

Ulasan Lengkap

Berdasarkan penelusuran kami, definisi sungai, anak sungai, jurang dan beberapa istilah terkait lainnya antara lain dapat ditemui dalam berbagai peraturan perundang-undangan berikut:

 

Kata/Istilah

Definisi

Peraturan Perundang-Undangan

Sungai

-      Bagian dari muka bumi yang karena sifatnya menjadi tempat air mengalir dari mata air

 

 

 

 

 

 

-      Pasal 1 angka 8 Keputusan Menteri Kehutanan No. 353/KPTS-II/1986 Tahun 1986 tentang Penetapan Radius/Jarak Larangan Penebangan Pohon dari Mata Air, Tepi Jurang, Waduk/Danau, Sungai dan Anak Sungai dalam Kawasan Hutan, Hutan Cadangan dan Hutan Lainnya.

 

 

-      Alur atau wadah air alami dan/atau buatan berupa jaringan pengaliran air beserta air di dalamnya, mulai dari hulu sampai muara, dengan dibatasi kanan dan kiri oleh garis sempadan

 

-      Pasal 1 angka 1 PP No. 38 Tahun 2011 tentang Sungai

Anak sungai

Bagian dari muka bumi yang karena sifatnya menjadi tempat air mengalir dari mata air

 

 

Pasal 1 angka 8 Keputusan Menteri Kehutanan No. 353/KPTS-II/1986 Tahun 1986 tentang Penetapan Radius/Jarak Larangan Penebangan Pohon dari Mata Air, Tepi Jurang, Waduk/Danau, Sungai dan Anak Sungai dalam Kawasan Hutan, Hutan Cadangan dan Hutan Lainnya.

Jurang

Lereng dengan kemiringan minimal 45% dan kedalaman sekurang-kurangnya 5 m pada garis datar 11 m.

Pasal 1 angka 7 Keputusan Menteri Kehutanan No. 353/KPTS-II/1986 Tahun 1986 tentang Penetapan Radius/Jarak Larangan Penebangan Pohon dari Mata Air, Tepi Jurang, Waduk/Danau, Sungai dan Anak Sungai dalam Kawasan Hutan, Hutan Cadangan dan Hutan Lainnya.

Hutan

Suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan

Pasal 1 huruf b UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan sebagaimana telah diubah dengan Perpu No. 1 Tahun 2004 tentang Perubahan Atas UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan yang kemudian telah ditetapkan sebagai undang-undang dengan UU No, 19 Tahun 2004.

Danau

Cekungan yang terjadi karena peristiwa alam yang menampung dan menyimpan air yang berasal dari hujan, mata air dan atau sungai

Pasal 1 angka 9 Keputusan Menteri Kehutanan No. 353/KPTS-II/1986 Tahun 1986 tentang Penetapan Radius/Jarak Larangan Penebangan Pohon dari Mata Air, Tepi Jurang, Waduk/Danau, Sungai dan Anak Sungai dalam Kawasan Hutan, Hutan Cadangan dan Hutan Lainnya.

Waduk

Danau buatan

Pasal 1 angka 10 Keputusan Menteri Kehutanan No. 353/KPTS-II/1986 Tahun 1986 tentang Penetapan Radius/Jarak Larangan Penebangan Pohon dari Mata Air, Tepi Jurang, Waduk/Danau, Sungai dan Anak Sungai dalam Kawasan Hutan, Hutan Cadangan dan Hutan Lainnya.

 

Definisi Anak Sungai, secara spesifik tidak ditemukan dalam peraturan perundang-undangan. Tetapi dalam Pasal 1 angka 8 Keputusan Menteri Kehutanan No. 353/KPTS-II/1986 Tahun 1986 tentang Penetapan Radius/Jarak Larangan Penebangan Pohon dari Mata Air, Tepi Jurang, Waduk/Danau, Sungai dan Anak Sungai dalam Kawasan Hutan, Hutan Cadangan dan Hutan Lainnya disebutkan Sungai dan Anak Sungai adalah bagian dari muka bumi yang karena sifatnya menjadi tempat air mengalir dari mata air”. Sehingga peraturan perundang-undangan tidak terlalu membedakan antara sungai dan anak sungai.

 

Namun, kita dapat melihat perbedaannya jika kita melihat pada definisi yang diberikan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan Sungai adalah aliran air yang besar (biasanya buatan alam); kali. Sedangkan anak sungai diartikan sebagai cabang sungai; sungai kecil. Dan jurang diartikan lembah yg dalam dan sempit, serta curam dindingnya.

 

Semoga dapat membantu.

 

Dasar hukum:

1.      Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan;

2.      Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai;

3.      Keputusan Menteri Kehutanan No. 353/KPTS-II/1986 Tahun 1986 tentang Penetapan Radius/Jarak Larangan Penebangan Pohon dari Mata Air, Tepi Jurang, Waduk/Danau, Sungai dan Anak Sungai dalam Kawasan Hutan, Hutan Cadangan dan Hutan Lainnya.

 

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

 

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua