Jumat, 12 Maret 2010

Pembagian Hak dalam Suatu Bisnis

Pembagian Hak dalam Suatu Bisnis

Pertanyaan

Salam kenal. Bagaimana hak saya jika saya menanam modal di satu bisnis seperti ini: A adalah pemilik CV yang dijual ke B, B masih berhutang kepada A (pembelian CV yang belum lunas). Saya yang menanam modal ke B untuk bisnis tersebut (yang diketahui oleh si A). Selama bisnis berjalan saya hanya mendapat keuntungan satu bulan (1x) saja, selanjutnya tidak lagi sampai sekarang. Karena masalah hutang piutang si B ke si A akhirnya bisnis itu diambil alih oleh A, dan saya tidak diizinkan untuk ambil bagian oleh A dengan alasan dialah yang berhak dan urusan saya sama si B. Pertanyaan: 1. Bagaimana hak saya dalam bisnis itu sebenarnya? (Catatan, A mendapatkan keuntungan dari bisnis yang modalnya menggunakan uang saya). 2. Apakah saya memiliki kekuatan hukum untuk mendapatkan modal saya kembali? 3. Jika A menjual lagi bisnisnya ke pihak lain, bagaimana aturannya? Terima kasih.

Ulasan Lengkap

Pertama-tama kami sampaikan bahwa tuntutan pertanggungjawaban adalah tergantung dari kapasitas B saat pembuatan perjanjian dengan Anda. Dalam hal ini, perlu diketahui terlebih dahulu bagaimana kapasitas B saat mengadakan perjanjian dengan Anda, apakah B sebagai pribadi atau pengurus CV? Apabila dalam perjanjian tersebut tidak disebutkan bahwa B bertindak untuk dan atas nama CV, maka A bisa mengelak untuk dimintai pertanggungjawaban oleh Anda. 

Tapi, apabila dalam perjanjian B menandatangani perjanjian tersebut bertindak untuk dan atas nama CV, maka Anda dapat menuntut A selaku penanggung jawab CV yang sekarang. Dalam hal ini, B selaku pengurus CV dapat dituntut secara pribadi juga, karena pengurus CV bertanggung jawab atas semua hutang CV. Untuk diketahui, pesero aktif atau pengurus CV bertanggung jawab sampai harta pribadi. Sedangkan, pesero diam pertanggungjawabannya hanya sebatas modal saja. 

Demikian sejauh yang kami ketahui. Semoga bermanfaat. 

Dasar hukum:

1.      Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek Voor Indonesie atau BW, Staatsblad 1847 No. 23)

2.      Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (Wetboek Van Koophandel Voor Indonesie, Staatsblad tahun 1847 No. 43)

 

 

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
PENJAWAB : Alfi Renata, S.H.
MITRA : Si Pokrol
Saat ini sudah tidak bekerja di Hukumonline. Namun dulu pernah bergabung di Divisi Klinik.
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua