Kamis, 21 April 2011

Insurable Interest dalam Asuransi Jiwa

Insurable Interest dalam Asuransi Jiwa

Pertanyaan

Dear Hukum Online, sebuah perusahaan yang bertindak sebagai principal ingin memberikan penghargaan/bonus terhadap para distributor/agen yang telah berprestasi dalam hal memasarkan produk-produknya. Bonus itu dalam bentuk polis asuransi jiwa. Hal tersebut akan direalisasikan dengan cara perusahaan itu membayarkan premi asuransi jiwa untuk distributor/agen secara langsung kepada perusahaan asuransi. Untuk catatan: perusahaan principal tersebut dalam hal ini TIDAK DALAM DALAM POSISI sebagai pemegang polis, tertanggung ataupun penerima manfaat dari asuransi/beneficiary. Namun, ia hanya bertindak sebagai pihak asal uang premi dan pembayar premi ke perusahaan asuransi. Pertanyaan: 1. Apakah prinsip insurable interest dapat diterapkan dalam kasus di atas? 2. Dapatkah dikatakan bahwa perusahaan telah melanggar prinsip insurable interest? 3. Apakah perusahaan itu dianggap sebagai pihak dalam perjanjian asuransi jiwa? 4. Dalam kasus tersebut di atas, dapatkah perusahaan dipersamakan sebagai juru bayar kolektif? 5. Benarkah dalam hal pembayaran premi asuransi jiwa di Indonesia diwajibkan teknis pembayaran premi atas nama pemegang polis? Untuk jawabannya saya ucapkan banyak terima kasih. Salam.

Ulasan Lengkap

1.      Orang yang mempunyai insurable interest (kepentingan yang dipertanggungkan) dalam asuransi jiwa adalah orang yang mempunyai kepentingan langsung jika terjadi suatu risiko terhadap dirinya yang menimbulkan kerugian yang mempunyai nilai ekonomi. Misalnya, risiko kematian, sehingga pemegang polis (si orang yang mempunyai insurable interest) tidak dapat lagi melakukan kegiatan ekonomi secara permanen, cacat tetap atau memerlukan biaya pengobatan. Jadi, dalam kasus di atas, prinsip insurable interest dapat diterapkan.

 

2.      Dalam kasus di atas, perusahaan tidak melanggar prinsip insurable interest.

 

3.      Perusahaan bukan merupakan pihak dalam kasus di atas.

 

4.      Perusahaan hanya sebagai juru bayar saja (memberikan hadiah berupa premi asuransi) kepada distributor atau agen yang berprestasi.

 

5.      Tidak harus, karena pemegang polis yang namanya tertulis dalam polis, tidak dilarang mendapatkan pembayaran premi atas dirinya untuk membayar sejumlah premi.

 
Demikian jawaban kami. Semoga bermanfaat.

 

Setiap artikel jawaban Klinik Hukum dapat Anda simak juga melalui twitter @klinikhukum, atau facebook Klinik Hukumonline.

Cari Jawaban
Rubrik ini disediakan bagi anda untuk mengajukan persoalan hukum yang anda hadapi. Rubrik ini diperuntukkan hanya kepada member hukumonline.com
Jika anda member Hukumonline,
silakan Login, atau Daftar ID anda.
Kirim Pertanyaan ke hukumonline.com
 
[ X ]

Notifikasi Adblocker

Kami memasang iklan pada konten yang Anda ingin jelajahi.
Iklan membantu kami untuk dapat memberikan konten hukum secara gratis.

Bantu kami untuk tetap menjadikan hukum untuk semua dengan cara menonaktifkan Adblock pada browser Anda. Pahami lebih lanjut mengenai ketentuannya disini.

Selain itu, Anda juga dapat berlangganan layanan premium dari hukumonline.com. klik disini

Terima kasih atas dukungan yang Anda berikan.

[ X ]

Ketentuan Adblocker


Bagaimana menonaktifkan Adblocker pada laman hukumonline.com?

Adblock / Adblock Plus
  • Klik logo Adblock/Adblock Plus, yang berada disebelah kanan address bar.
  • Pada Adblock, klik "Don't run on pages on this domain".
  • Pada Adblock Plus klik "Enabled on this site" untuk menonaktifkan Adblocking pada laman hukumonline.com. Apabila Anda menggunakan Firefox, klik "disable on hukumonline.com".
Firefox Tracking Protection

Apabila Anda menggunakan Private Browsing dalam Firefox, "Tracking Protection" akan muncul pemberitahuan Adblock. Anda dapat menonaktifkan dengan klik “shield icon” pada address bar Anda.

Ghostery
  • Klik pada icon Ghostery.
  • Apabila Anda menggunakan versi sebelum 6.0 klik "whitelist site".
  • Dalam versi 6.0 klik "trust site" atau tambahkan hukumonline.com pada Trusted Site list Anda.
  • Dalam versi sebelum 6.0 Anda akan melihat pesan "Site is whitelisted". Klik "reload the page to see your changes".
uBlock
  • Klik ikon uBlock.
  • Lalu klik tombol besar untuk melakukan whitelist pada laman yang sedang Anda jelajahi, dan ketika Anda membuka laman ini kembali secara otomatis akan terekam perintah yang Anda lakukan.
  • Lalu lakukan reload pada laman yang Anda jelajahi.

Terima kasih atas dukungan Anda untuk membantu kami menjadikan hukum untuk semua